Prediksi Rupiah Melemah Akhir Tahun : Faktor dan Dampaknya
The47foundation – Prediksi Rupiah Melemah akibat Ketidakpastian global kembali menjadi tekanan utama bagi nilai tukar rupiah menjelang akhir tahun 2024. Para analis memperkirakan rupiah akan cenderung melemah terhadap dolar AS di tengah dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter internasional. Berikut adalah analisis terkini mengenai faktor yang memengaruhi nilai tukar rupiah dan prediksi ke depan.
Faktor-Faktor Penyebab Rupiah Melemah

Kebijakan Suku Bunga Federal Reserve
Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga acuan di tingkat tinggi untuk periode lebih lama guna menekan inflasi. Langkah ini meningkatkan daya tarik dolar AS sebagai aset investasi, sehingga melemahkan mata uang negara-negara berkembang.
Prediksi Rupiah Melemah akibat Ketidakpastian Ekonomi Global
Ketegangan geopolitik, seperti konflik yang masih berlangsung di beberapa kawasan, mengganggu rantai pasok global dan stabilitas harga komoditas. Hal ini turut memperburuk tekanan pada mata uang regional, termasuk rupiah.

Kebijakan Domestik
Di dalam negeri, wacana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada 2025 memberikan tekanan tambahan terhadap daya beli masyarakat. Meski pemerintah telah menyiapkan subsidi dan bantuan sosial, hal ini belum cukup untuk mendorong sentimen positif di pasar
Pergerakan Prediksi Rupiah Melemah Desember 2024
Nilai tukar rupiah pada pekan ini diprediksi bergerak fluktuatif di kisaran Rp15.930 hingga Rp16.032 per dolar AS. Ketidakpastian pasar, terutama menjelang keputusan suku bunga The Fed dan data ekonomi AS, menjadi pemicu utama pergerakan tersebut.

Langkah Mitigasi dan Kebijakan
Bank Indonesia (BI) terus memperkuat sinergi kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi. BI berupaya memitigasi risiko eksternal dengan mengatur pasokan likuiditas dan memastikan pengelolaan ekonomi makro berjalan optimal. Di sisi lain, pemerintah juga mengupayakan kebijakan yang mendukung daya beli masyarakat melalui subsidi energi dan jaring pengaman sosial
Dampak dan Prediksi Jangka Panjang
Melemahnya rupiah berpotensi memengaruhi biaya impor, yang dapat berdampak pada harga barang dan tingkat inflasi dalam negeri. Namun, kondisi ini juga memberikan peluang bagi sektor ekspor untuk lebih kompetitif di pasar global. Ke depan, stabilitas rupiah akan sangat bergantung pada bagaimana kebijakan moneter dan fiskal dapat merespons dinamika global.