IHSG Menguat 2,25 Persen ke Level 5.030
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau pada Kamis, 5 November 2026, dengan penguatan signifikan. IHSG menguat 110,494 poin atau 2,25 persen, lalu mengakhiri sesi sore pada level 5.030,261 di pasar saham domestik. Kenaikan tersebut memperpanjang pergerakan positif indeks, sekaligus menempatkan penutupan hari ini jauh di atas posisi pembukaan. Perubahan itu mencerminkan dominasi saham penguat pada hasil akhir perdagangan, meskipun sejumlah emiten tetap bergerak melemah.
Data RTI mencatat volume transaksi mencapai 22,900 miliar lembar saham, dengan nilai perdagangan sebesar Rp9,982 triliun. Dari keseluruhan saham yang tercatat di bursa, sebanyak 440 menguat, 178 melemah, sedangkan 99 lainnya stagnan. Komposisi tersebut memperlihatkan keluasan penguatan pasar, karena jumlah saham naik tercatat jauh melampaui kelompok saham terkoreksi.
IHSG Menguat Setelah Bergerak Fluktuatif Sejak Pembukaan
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 4.998,341 sebelum bergerak naik dan turun mengikuti dinamika transaksi. Indeks kemudian mencatat titik tertinggi harian pada 5.072,053, menunjukkan ruang kenaikan yang sempat terbuka selama sesi berlangsung. Namun, tekanan jual juga muncul dan membawa IHSG menyentuh posisi terendah 4.995,455 sebelum akhirnya menyelesaikan perdagangan. Rentang pergerakan itu memperlihatkan indeks sempat berfluktuasi, tetapi tetap mampu mempertahankan penutupan positif hingga sesi perdagangan berakhir.
Sebelas Sektor Kompak Mengakhiri Perdagangan di Zona Hijau
Seluruh 11 sektor saham tercatat menguat, menandakan kenaikan indeks berlangsung lintas kelompok usaha pada perdagangan Kamis tersebut. Penguatan paling tinggi datang dari sektor Basic-IND, yang membukukan kenaikan 3,78 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Sektor industri menyusul dengan pertumbuhan 2,81 persen, sementara kelompok non-cyclical mencatat kenaikan sebesar 2,43 persen.
Saham Top Gainers dan Top Losers Warnai Perdagangan
Di tingkat emiten, sejumlah saham mencatat lonjakan harga dan masuk daftar penguat terbesar sepanjang perdagangan hari ini. Kelompok top gainers terdiri atas BAJA, BELL, MKNT, UVCR, dan MSKY, yang memimpin daftar kenaikan saham. Sebaliknya, NAYZ, LOPI, LUCY, RELF, dan BSWD menempati kelompok top losers dengan pelemahan terbesar pada sesi tersebut. Perbedaan kinerja antarsaham itu menegaskan bahwa reli indeks tidak berlangsung seragam pada seluruh emiten yang diperdagangkan.
IHSG Menguat di Tengah Variasi Pergerakan Bursa Asia
Sentimen positif juga terlihat pada sejumlah bursa regional Asia, yang secara umum bergerak menguat menjelang penutupan perdagangan sore. Hang Seng naik 877,48 poin atau 3,67 persen ke posisi 24.796,98, menjadi salah satu penguatan regional paling menonjol. Sementara itu, Shanghai bertambah 3,74 poin atau 0,10 persen hingga mencapai level 3.689,91 pada sore hari.
Strait Times Menguat, Nikkei Justru Terkoreksi
Indeks Strait Times turut menguat 27,62 poin atau 0,52 persen, sehingga berakhir pada level 5.296,25. Arah berbeda terlihat pada Nikkei, yang justru mengalami koreksi tajam di tengah penguatan mayoritas bursa regional Asia. Indeks tersebut merosot 1.110,73 poin atau 1,79 persen, lalu ditutup pada posisi 61.077,90 saat perdagangan berakhir.
Pelebaran Penguatan Menjadi Sorotan Penutupan IHSG
Kombinasi kenaikan 11 sektor dan dominasi saham penguat memberi gambaran luas mengenai partisipasi pasar dalam reli harian. Meski demikian, pelemahan Nikkei memperlihatkan bahwa arah bursa Asia tidak sepenuhnya bergerak seirama sepanjang sesi perdagangan. Perbedaan tersebut menjadi konteks penting ketika investor membaca pergerakan domestik, karena dinamika regional turut membentuk lanskap perdagangan. Pada akhirnya, IHSG menguat 2,25 persen, meskipun indeks sempat bergerak di antara titik tertinggi dan terendah.
Penutupan di 5.030,261 menandai hasil positif setelah indeks memulai sesi pada level 4.998,341 pada pagi hari. Aktivitas senilai Rp9,982 triliun dan sebaran 440 saham menguat menjadi catatan utama perdagangan Kamis ini. Pasar menutup hari dengan capaian hijau, sementara pelaku bursa akan mencermati perkembangan berikutnya setelah penguatan lintas sektor.