Home Crypto News BANYAK YANG RUNGKAD! BITCOIN KEMBALI TURUN LAGI HINGGA MENYENTUH ANGKA $102.000

BANYAK YANG RUNGKAD! BITCOIN KEMBALI TURUN LAGI HINGGA MENYENTUH ANGKA $102.000

Dunia kripto kembali berguncang! Setelah sempat stabil di kisaran $108.000 per BTC, Bitcoin (BTC) kini kembali anjlok dan menyentuh level $102.000, membuat banyak investor panik dan portofolio “rungkat” seketika. Aksi jual besar-besaran di pasar global membuat harga mata uang kripto terbesar di dunia ini mengalami koreksi signifikan dalam waktu singkat. Bagi sebagian investor jangka panjang, ini mungkin hanya “angin lalu”. Namun bagi trader harian atau investor baru yang masuk di harga tinggi, penurunan tajam ini bisa terasa seperti mimpi buruk.

Penyebab Utama Turunnya Harga Bitcoin

  1. Sentimen Negatif dari Kebijakan The Fed
    • Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) kembali mengisyaratkan kemungkinan penundaan pemangkasan suku bunga. Hal ini membuat investor lebih berhati-hati dan cenderung mengalihkan aset dari kripto ke instrumen yang lebih aman seperti obligasi dan dolar AS.
  2. Tekanan dari Penjualan Whale
    • Beberapa “whale” atau investor besar diketahui menjual sebagian besar kepemilikan Bitcoin mereka dalam beberapa hari terakhir. Aksi ini menciptakan tekanan jual (selling pressure) yang memicu efek domino di pasar.
  3. Koreksi Pasar Setelah Lonjakan Besar
    • Dalam beberapa bulan terakhir, Bitcoin sempat melonjak tajam hingga menembus level $110.000 level tertingginya sepanjang tahun. Koreksi seperti ini sebenarnya wajar terjadi dalam siklus pasar kripto sebagai bentuk penyesuaian harga setelah reli besar.
  4. Kekhawatiran Regulasi Global
    • Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Uni Eropa, Togel Online sedang memperketat aturan terkait aset digital dan pertukaran kripto. Regulasi yang semakin ketat menimbulkan kekhawatiran investor terhadap masa depan likuiditas dan aksesibilitas pasar.

Dampak bagi Investor dan Pasar Kripto

  • Altcoin ikut ambruk: Ethereum, Solana, dan BNB juga terkoreksi 5–10% dalam 24 jam terakhir.
  • Likuidasi massal: Data dari CoinGlass menunjukkan lebih dari $1,2 miliar posisi long dilikuidasi, menyebabkan efek “panic sell”.
  • Kapitalisasi pasar kripto global turun drastis, menembus di bawah $4 triliun untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir.

Investor ritel di media sosial pun ramai mengeluh dan membuat meme “rungkat massal”, menandakan besarnya dampak emosional yang ditimbulkan oleh fluktuasi ekstrem pasar kripto ini.

Analisis Teknis: Ke Mana Arah Bitcoin Selanjutnya?

Beberapa analis kripto menilai bahwa support kuat Bitcoin berada di kisaran $100.000. Jika level ini berhasil dipertahankan, maka potensi rebound ke area $108.000–$110.000 masih terbuka. Namun, jika menembus ke bawah $100.000, maka koreksi lebih dalam menuju $95.000 bisa saja terjadi.

Analis dari CryptoQuant menyebutkan bahwa indikator RSI Bitcoin saat ini berada di level oversold, yang menandakan potensi adanya pembalikan harga dalam waktu dekat setidaknya untuk jangka pendek.

Hal Harus Dilakukan Investor Sekarang

  1. Jangan Panik Jual: Volatilitas adalah hal yang lumrah di pasar kripto. Menjual di saat panik justru bisa memperbesar kerugian.
  2. Evaluasi Portofolio: Pastikan proporsi investasi di kripto tidak melebihi batas risiko pribadi.
  3. Gunakan Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA): Bagi investor jangka panjang, pembelian bertahap di harga rendah bisa menjadi strategi yang efektif.
  4. Pantau Sentimen Makroekonomi: Pergerakan Bitcoin sangat sensitif terhadap kebijakan global dan pergerakan dolar AS.

Reaksi Komunitas Kripto

Di platform X (Twitter) dan Reddit, para investor ramai membahas penurunan ini dengan berbagai nada dari keluhan, humor, hingga optimisme.

“BTC cuma istirahat sebentar sebelum naik lagi,” tulis salah satu pengguna X.

“Rungkat bukan berarti kalah, cuma belum waktunya panen,” ujar pengguna lain.

Menariknya, meski banyak yang panik, tidak sedikit pula yang melihat ini sebagai peluang emas untuk akumulasi sebelum potensi kenaikan di 2026 mendatang, terutama menjelang siklus halving Bitcoin berikutnya.

Kesimpulan

Penurunan Bitcoin ke level $102.000 memang mengejutkan dan mengguncang banyak investor. Namun, di balik volatilitas ekstrem ini, pasar kripto menunjukkan karakteristik khasnya: berisiko tinggi, tapi penuh peluang.

Bagi mereka yang siap mental dan punya strategi matang, fase koreksi seperti ini bisa menjadi kesempatan langka untuk “buy the dip”. Tapi bagi yang baru masuk tanpa perhitungan, inilah saatnya untuk belajar bahwa di dunia kripto, naik dan turun adalah bagian dari permainan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*