Home Berita Crypto Peringatan Bahaya: Bitcoin Bisa Ngamuk di Thanksgiving Akhir November!

Peringatan Bahaya: Bitcoin Bisa Ngamuk di Thanksgiving Akhir November!

Periode Thanksgiving di Amerika Serikat tidak hanya menjadi waktu berkumpul bersama keluarga, tetapi juga sering menjadi momen yang memantik gejolak besar di pasar finansial terutama Bitcoin (BTC). Tahun demi tahun, akhir November kerap menghadirkan volatilitas ekstrem yang membuat para trader waspada. Banyak analis memperingatkan bahwa Bitcoin “bisa ngamuk” saat libur panjang ini, dengan potensi lonjakan tajam hingga koreksi besar yang bisa terjadi hanya dalam hitungan jam.

Thanksgiving: Libur Panjang, Pasar Sepi, Volatilitas Tinggi

Libur Thanksgiving menyebabkan banyak pelaku pasar institusi beristirahat. Aktivitas bursa dan volume trading menurun drastis. Namun, berbeda dengan pasar saham yang tutup, pasar kripto tetap buka 24/7 tanpa henti.

Kondisi inilah yang sering menjadi pemicu:

  • Likuiditas menipis
  • Order book lebih kosong
  • Pergerakan besar bisa terjadi hanya karena sedikit transaksi berukuran besar
  • Trader retail lebih dominan selama libur

Ketika pasar sepi, satu transaksi besar saja dapat menggerakkan Bitcoin secara signifikan—naik atau turun.

Riwayat Thanksgiving: Bitcoin Sering Bikin Kejutan

Beberapa tahun terakhir mencatat bahwa Bitcoin sering menunjukkan pola tidak biasa menjelang atau saat libur Thanksgiving:

  • Lonjakan harga tajam menjelang Black Friday
  • Flash crash karena aksi ambil untung besar-besaran
  • FOMO retail yang masuk ke pasar selama liburan

Meskipun pola ini tidak selalu sama tiap tahun, volatilitasnya konsisten.

Faktor yang Bisa Memicu Bitcoin “Ngamuk” Tahun Ini

Berbagai sentimen global dan perkembangan terbaru di dunia kripto membuat potensi pergerakan Bitcoin pada akhir November semakin besar.

Aktivitas Whale yang Meningkat

Investor besar (whale) sering memanfaatkan momen likuiditas rendah untuk:

  • Akumulasi
  • Manipulasi harga
  • Mempersiapkan posisi sebelum reli akhir tahun

Pola whale ini sering memicu candle besar yang mengejutkan pasar.

Sentimen Makro dan Inflasi AS

Thanksgiving terjadi menjelang laporan ekonomi penting AS:

  • Data inflasi (CPI/PCE)
  • Ekspektasi suku bunga
  • Proyeksi ekonomi akhir tahun

Setiap perubahan sentimen dapat langsung mempengaruhi pergerakan Bitcoin secara cepat.

Arus Masuk Retail Menjelang Musim Belanja

Black Friday dan Cyber Monday memicu banyak topik kripto menjadi trending:

  • Banyak orang mencari cara cepat “menggandakan uang” di musim belanja
  • Promosi bursa kripto meningkat
  • FOMO meluas di komunitas kripto

Sentimen ini kerap membuat harga Bitcoin bergerak liar.

Spekulasi Menjelang Penutupan Tahun

Akhir November dan Desember selalu menjadi momen spekulasi tinggi di pasar kripto. Banyak investor percaya adanya:

  • “Santa Rally”
  • Kenaikan harga menjelang tahun baru
  • Penutupan posisi besar oleh institusi

Semua faktor ini menambah tekanan pada pasar.

Apa yang Harus Diperhatikan Trader?

Jika prediksi “Bitcoin ngamuk” benar terjadi, trader harus siap dengan beberapa strategi:

Gunakan Stop-Loss dan Take-Profit

Volatilitas tinggi berarti harga bisa berbalik seketika.

Hindari Over-Leverage

Pasar liburan sangat tidak ramah bagi trader yang memakai leverage besar.

Pantau Pergerakan Whale

Aktivitas dompet besar bisa memberi sinyal awal terjadinya gerakan ekstrem.

Simak Sentimen Pasar Global

Perubahan kecil pada indeks saham AS atau data ekonomi dapat berdampak besar pada BTC.

Kesimpulan

Thanksgiving selalu menjadi momen “rawan” bagi Bitcoin likuiditas rendah, pasar sepi, tetapi pergerakan justru sangat liar. Tidak ada jaminan bahwa Bitcoin akan naik atau turun, tetapi yang pasti adalah volatilitas tinggi yang dapat membawa peluang besar sekaligus risiko besar.

Jika Anda adalah trader atau investor, akhir November adalah waktu yang perlu diwaspadai.
Bitcoin bisa saja reli besar, atau justru terkoreksi tajam hanya dalam satu malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*